Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

GIAT PIS- PK DI DESA JATILUWIH

Admin 07 April 2022 Dibaca 1.407 Kali

Jatiluwih, Kegiatan PIS-PK (Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga) Puskesmas Penebel 1 di Desa Jatiluwih. Petugas Puskesmas melakukan pendataan dari rumah satu ke rumah yang lain. Dalam pendataan ini Petugas Puskesmas menanyakan beberapa pertanyaan yang harus dijawab oleh setiap kepala keluarga. Dan dalam kegiatan ini pula setiap anggota keluarga yang berumur diatas 15 tahun dilakukan pengukuran tekanan darah. Selain melakukan pendataan dan pengukuran, petugas Puskesmas juga melakukan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) untuk keluarga disesuaikan dengan permasalahan kesehatan prioritas.


PIS-PK meliputi 4 (empat) area prioritas permasalahan kesehatan antara lain:
1. Penurunan angka kematian ibu dan bayi;
2. Penurunan prevalensi balita pendek (stunting);
3. Penanggulangan penyakit menular; dan
4. Penanggulangan penyakit tidak menular.


Dalam rangka penyelenggaraan Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga, ditetapkan 12 (dua belas) indikator utama sebagai penanda status kesehatan sebuah keluarga sebagai berikut:
1. Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB);
2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan;
3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap;
4. Bayi mendapat Air Susu Ibu (ASI) eksklusif;
5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan;
6. Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar;
7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur;
8. Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan;
9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok;
10. Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN);
11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih; dan
12. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

44.1% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 5.585.552.420,00 Rp 2.463.401.550,17
Pendapatan 45.17%
Realisasi: Rp 1.095.675.740,17 Anggaran: Rp 2.425.496.000,00
Belanja 35.82%
Realisasi: Rp 1.000.445.600,00 Anggaran: Rp 2.792.776.210,00
Pembiayaan 100%
Realisasi: Rp 367.280.210,00 Anggaran: Rp 367.280.210,00
45.2% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 2.425.496.000,00 Rp 1.095.675.740,17
Hasil Usaha Desa 105.6%
Realisasi: Rp 6.336.223,91 Anggaran: Rp 6.000.000,00
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa 32.94%
Realisasi: Rp 214.137.347,00 Anggaran: Rp 650.174.000,00
Dana Desa 100%
Realisasi: Rp 373.456.000,00 Anggaran: Rp 373.456.000,00
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi 19.04%
Realisasi: Rp 82.760.000,00 Anggaran: Rp 434.561.000,00
Alokasi Dana Desa 49.92%
Realisasi: Rp 334.800.000,00 Anggaran: Rp 670.688.000,00
Bantuan Keuangan Provinsi 15.58%
Realisasi: Rp 18.600.000,00 Anggaran: Rp 119.400.000,00
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota 42.24%
Realisasi: Rp 62.100.000,00 Anggaran: Rp 147.000.000,00
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 14.217.000,00
Bunga Bank 34.86%
Realisasi: Rp 3.486.169,26 Anggaran: Rp 10.000.000,00
35.8% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 2.792.776.210,00 Rp 1.000.445.600,00
Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa 39.33%
Realisasi: Rp 583.205.600,00 Anggaran: Rp 1.482.944.000,00
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa 41.05%
Realisasi: Rp 354.970.000,00 Anggaran: Rp 864.742.000,00
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa 13.02%
Realisasi: Rp 47.870.000,00 Anggaran: Rp 367.746.000,00
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa 0%
Realisasi: Rp 0,00 Anggaran: Rp 48.108.000,00
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa 49.25%
Realisasi: Rp 14.400.000,00 Anggaran: Rp 29.236.210,00