Anda harus mengaktifkan JavaScript untuk menggunakan tema ini.

Religi, Budaya, dan Kesenian Desa Jatiluwih

ADMIN 18 Januari 2020 Dibaca 1.331 Kali

Dari faktor religi mayoritas masyarakat Desa Jatiluwih beragama Hindu. Dari segi budaya yang ada di di Desa Jatiluwih adalah ada tradisi dalam prosesi pengabenan misalnya di Desa Jatiluwih yang terdiri dari 2 Desa Pakraman yakni Desa Pakraman Jatiluwih dan Desa Pakraman Gunungsari tidak ada prosesi membakar mayat tetapi dikubur saja ini dikuatkan dengan kepercayaan masyarakat tidak membakar mayat karena tidak jauh dari wilayah desa terdapat beberapa Pura besar dan termasuk sungsungan jagat. Terdapat juga sebuah/beberapa Pura diantaranya : Pura Luhur Pucak Petali, Pura Luhur Bhujangga Waisnawa, Pura Rsi, Pura Luhur Sri Rambut Sedana, Pura Batu Madeg, Pura Sanghyang Meling, Pura Batur dan Tri Kayangan.

Dari segi kesenian beberapa tempat di Desa Jatiluwih memiliki kelompok kesenian.sebutlah kemudian, dusun Kesambahan Kaja yang memiliki kelompok kesenian joged bungbung dengan nama Dharma Susila, yang selama ini juga pernah tampil pada event-event wisata.kelompok kesenian joged bungbung ini berdiri pada tahun 2009 dengan jumlah 35 anggota sekaa. Awal munculnya kesenian ini adalah sebagai sarana dalam kegiatan keagamaan disamping itu juga dipergunakan sebagai sarana hiburan dan daya tarik wisata.

 

sumber : http://desajatiluwih.blogspot.com

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA
Transparansi Publik

Anggaran Desa

Keterbukaan pengelolaan keuangan untuk masyarakat

0% Realisasi

APBDes 2026 Pelaksanaan

Rp 0,00 Rp 0,00
0% Realisasi

APBDes 2026 Pendapatan

Rp 0,00 Rp 0,00
0% Realisasi

APBDes 2026 Pembelanjaan

Rp 0,00 Rp 0,00